Monday, February 3, 2014

"Mata-Rooney-Van Persie Akan Jadi Trio Terbaik di Inggris"

 
KOMPAS.com - Manajer Manchester United, David Moyes, merasa yakin trio penyerang timnya, Juan Mata, Robin van Persie dan Wayne Rooney akan menjadi yang terbaik di Inggris.

Moyes memboyong Mata ke Old Trafford setelah mencatat rekor pembelian termahal bagi MU seharga 37,1 juta poundsterling (sekitar Rp 739,947 miliar) pada bursa transfer bulan Januari ini. Bahkan, pemain yang dibeli dari Chelsea ini menjadi yang termahal di Eropa selama bursa transfer musim dingin.

Dengan kembalinya Van Persie dan Rooney ke skuad utama Setan Merah setelah pulih dari cedera, Moyes berharap pasukannya segera bangkit dari keterpurukan. Dia ingin The Red Devils bisa keluar dari bayang-bayang hasil buruk sepanjang paruh pertama musim ini.

Ditanya jika mereka merupakan trio penyerang terbaik di Premier League, Moyes menjawab: "Saya pikir mereka akan menjadi demikian ketika sudah siap dan semuanya benar-benar fit dan menyatu."

"Kami perlu memberikan Juan Mata waktu untuk beradaptasi dan tidak terlalu jauh di depan. Satu hal yang bagus adalah bahwa karena dia memiliki pengalaman di Premier League dan bermain di liga dan berada di klub besar, sehingga datang ke sini sedikit lebih mudah."

"Namun kami harus menyadari bahwa ada sebuah perubahan dan kami harus memberikan kepadanya waktu untuk itu terjadi."

Moyes yakin, kemampuan para pemain itu untuk bertukar posisi akan membuat mereka menjadi sangat berbahaya bagi pertahanan lawan. Karenanya, keyakinan bahwa trio MU ini akan menjadi yang terbaik di Inggris bakal segera terwujud.

sumber :  http://bola.kompas.com/read/2014/02/01/2118097/.Mata-Rooney-Van.Persie.Akan.Jadi.Trio.Terbaik.di.Inggris.

Valencia Permalukan Barca 3-2 di Camp Nou

 
BARCELONA, Kompas.com - Barcelona harus menelan pil pahit ketika menjamu Valencia di Camp Nou, Sabtu (1/4/2014), dalam lanjutan Liga BBVA. Pasalnya, El Barca kalah 2-3, yang membuat posisi mereka di puncak klasemen sementara terancam.

Ya, gagal mendulang poin di jornada 22 ini membuat Barca mendapatkan tekanan sangat serius dari dua rival terdekatnya yang merupakan tim ibu kota, Atletico Madrid dan Real Madrid. Barca kini masih di puncak klasemen dengan raihan total 54 poin, tetapi hanya menang selisih gol dari Atletico dan unggul satu poin dari Madrid.

Jika pada Senin (3/1) Atletico meraih poin ketika menjamu Real Sociedad dan Madrid menaklukkan tuan rumah Athletic Bilbao, maka sang juara bertahan dipastikan lengser. Ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi Lionel Messi dan kawan-kawan dalam usaha mereka mempertahankan gelar La Liga.

Barcelona mengawali laga dengan sangat meyakinkan. Tak perlu waktu yang lama bagi tim besutan Tata Martino ini membobol gawang lawan, karena pada menit kedelapan Alexis Sanchez telah mengoyak jala gawang tim tamu yang dikawal Diego Alves.

Menerima umpan silang dari Lionel Messi di sisi kanan pertahanan Valencia, Sanchez yang bergerak dari sayap kanan langsung melepaskan tendangan ke arah gawang tanpa lebih dulu mengontrolnya. Bola melengkung dari sisi kanan ke arah pojok tiang jauh tanpa bisa dihalau Alves.

Tertinggal, Valencia yang tak pernah mengalahkan Barcelona di ajang La Liga sejak 2007 ketika menang 2-1 di Mestalla, mencoba bangkit. Pada menit ke-12, Los Che membuat publik Nou Camp terhenyak ketika Sofiane Feghouli melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Beruntung Victor Valdes sangat sigap menghalau si kulit bundar keluar, sehingga tak tercipta gol.

Setelah itu, Barca kembali mengendalikan jalannya pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang. Messi, yang belum mencetak gol di La Liga sejak membobol gawang Almeria ketika Barca menang 2-0 pada 28 September lalu, tak leluasa memasuki kotak penalti karena terus mendapatkan pengawalan. Hanya Pedro yang mendapatkan sejumlah peluang, tetapi tak bisa dikonversi menjadi gol karena selalu digagalkan Alves.

Terus menyerang, gawang Barca justru kebobolan menjelang turun minum. Pada menit ke-44, Daniel Parejo berhasil mencetak gol memanfaatkan umpan tarik Feghouli yang menyayat sisi kanan tuan rumah. Skor 1-1 pun menandai berakhirnya paruh pertama.

Di awal babal kedua, Valencia langsung menggebrak. Alhasil, gol pun tercipta di menit ke-48 lewat aksi Pablo Piatti, yang membuat Kelelawar Mestalla unggul 2-1. Berawal dari umpan manis Paco Alcacer, Piatti melakukan aksi terbang untuk menyundul si kulit bundar yang tak mampu dihentikan Valdes.

Namun keunggulan Valencia tak bertahan lama. Hanya berselang enam menit, Barca mampu menyamakan skor melalui penalti Messi. Hukuman tendangan 11 meter ini diberikan karena Ricardo Costa dinyatakan handball ketika berusaha menahan bola umpan Pedro. Messi yang jadi algoju mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang. Skor 2-2.

Valencia tak patah semangat. Tiga menit berselang, mereka kembali unggul 3-2 berkat gol Alcacer. Feghouli yang menjadi otak terciptanya gol itu karena berawal dari pergerakannya di sektor kiri pertahanan lawan untuk melewati tiga pemain belakang Blaugrana, sebelum melepaskan umpan tarik ke mulut gawang. Alcacer yang telah menunggu langsung menyambar bola dan tak mampu dihentikan Valdes.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain Valencia kian tinggi. Alhasil, mereka mampu mengatasi tekanan yang terus dilancarkan tuan rumah, sambil mencari celah melakukan serangan balik yang berbahaya. Sampai laga usai, tak ada gol yang tercipta dan Valencia pun meraih poin penuh di Camp Nou.

- Susunan pemain

Barcelona: 1-Victor Valdes, 3-Gerard Pique, 14-Javier Mascherano, 18-Jordi Alba, 22-Dani Alves, 4-Cesc Fabregas, 6-Xavi, 16-Sergio Busquets, 7-Pedro, 9-Alexis Sanchez, 10-Lionel Messi
Pelatih: Gerardo Martino

Valencia: 1-Diego Alves, 14-Juan Bernat, 19-Antonio Barragan, 20-Ricardo Costa, 22-Jeremy Mathieu, 2-Pablo Piatti, 6-Oriol Romeu, 8-Sofiane Feghouli, 15-Javi Fuego, 21-Daniel Parejo, 16-Paco Alcacer
Pelatih: Juan Antonio Pizzi

sumber : http://bola.kompas.com/read/2014/02/01/2354204/Valencia.Permalukan.Barca.3-2.di.Camp.Nou

MU Kalah dari Stoke, Moyes Pun Bingung...

 

MANCHESTER, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United (MU), David Moyes, mengaku bingung skuadnya bisa menelan kekalahan 1-2 dari Stoke City pada lanjutan Premier League di Stadion Britannia, Sabtu (1/2/2014). Ia pun menilai, MU kurang beruntung dalam pertandingan tersebut.

Stoke unggul lebih dulu melalui gol Charlie Adam pada menit ke-38. Meski mampu menyamakan kedudukan berkat torehan Robin van Persie pada menit ke-47, Stoke akhirnya sukses mengunci kemenangan lewat kreasi kedua Adam lima menit berselang.

Ini adalah kekalahan kedelapan MU di Premier League. Sementara itu, bagi Stoke kemenangan ini sangat berarti karena merupakan kesuksesan pertama The Potters mengalahkan MU sejak 26 Desember 1984.

"Saya tidak tahu lagi apa yang harus kami lakukan untuk menang," ungkap Moyes seusai pertandingan seperti dilansir BBC.

Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 62 persen dan menciptakan tiga peluang emas dari 13 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan empat tembakan akurat dari 19 percobaan.

"Saya pikir kami sangat kurang beruntung. Kami bermain dalam kondisi sulit. Tetapi, kami ini seharusnya bisa dlihat dengan jumlah peluang yang kami miliki hari ini dan kami hanya bisa menyalahkan diri kami sendiri," kata Moyes.

Kekalahan ini tetap membuat posisi MU tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Premier League dengan poin 40, tertinggal 13 angka dari Manchester City di puncak. Sementara itu, Stoke naik ke posisi ke-11 dengan poin 25.

sumber :  http://bola.kompas.com/read/2014/02/02/0132111/MU.Kalah.dari.Stoke.Moyes.Pun.Bingung.

Arsenal Masih Tertahan di Emirates

 
LONDON, KOMPAS.com - Arsenal bermain imbang tanpa gol dengan Crystal Palace hingga akhir babak pertama dalam lanjutan pertandingan Premier League di Stadion Emirates, London, Minggu (2/2/2014).
Peluang pertama The Gunners didapat pada menit ketujuh. Memanfaatkan umpan dari Mesut Oezil, Nacho Monreal mendapatkan ruang tembak dari sudut kiri kotak penalti Palace. Namun, bola tembakannya masih dapat dipatahkan kiper Palace, Julian Speroni.
Pada menit ke-11, Arsenal kembali mendapatkan peluang. Akan tetapi, bola tembakan spekulasi Santi Cazorla dari luar kotak penalti masih melayang di atas mistar gawang Palace.

Speroni kembali menyelamatkan timnya dari kebobolan setelah berhasil menggagalkan bola sundulan Laurent Koscielny pada menit ke-34. Dua menit berselang, kiper asal Argentina ini kembali dengan sigap menutup ruang tembak Bacary Sagna dari dalam kotak penalti.
Palace sempat mencoba keluar dari tekanan pada menit ke-38. Melalui sebuah serangan, mereka mendapatkan tendangan sudut. Namun, bola sepakan Jason Puncheon dengan cepat dapat diamankan Wojniech Szczesny.
Semenit kemudian, Palace kembali mendapatkan peluang. Akan tetapi, lagi-lagi bola sepakan Cameron Jerome masih bisa digagalkan Szczesny sehingga membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Menurut catatan Soccernet, sepanjang babak pertama, Arsenal yang melakukan penguasaan bola sebanyak 75 persen, menciptakan tiga peluang dari empat percobaan. Sementara itu, Palace mendapatkan satu peluang dari satu percobaan.

Susunan pemain
Arsenal: 1-Wojciech Szczesny, 3-Bacary Sagna, 4-Per Mertesacker, 6-Laurent Koscielny, 17-Nacho Monreal, 8-Mikel Arteta, 15-Alex Oxlade-Chamberlain, 19-Santi Cazorla, 11-Mesut Oezil, 9-Lukas Podolski, 12-Olivier Giroud
Pelatih: Arsene Wenger

Palace: 1-Julian Speroni, 2-Joel Ward, 19-Danny Gabbidon, 27-Damien Delaney, 4-Jonathan Parr, 7-Yannick Bolasie, 8-Kagisho Dikgacoi, 15-Mile Jedinak, 13-Jason Puncheon, 29-Marouane Chamakh, 14-Jerome Thomas
Pelatih: Tony Pulis

Wasit: Jonathan Moss

sumber :  http://bola.kompas.com/read/2014/02/03/0000353/Arsenal.Masih.Tertahan.di.Emirates

Ancelotti: Kartu Merah Ronaldo Sedikit Berlebihan

 
BILBAO, KOMPAS.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, menganggap kartu merah yang diterima Cristiano Ronaldo saat melawan Athletic Bilbao di Stadion San Mames, Minggu (2/2/2014), sedikit berlebihan.
Pada laga yang berakhir 1-1 itu, Ronaldo menerima kartu merah pada menit ke-75 akibat terlibat perseteruan dengan dua pemain Bilbao, Carlos Gurpegui dan Ander Iturraspe. Pemain Bilbao, Iturraspe, hanya mendapatkan kartu kuning atas kejadian tersebut. Sementara Gurpegui malah lolos dari sanksi sang pengadil di lapangan.
"Sulit bagi saya mengatakan soal kartu merah itu karena tidak berada di dekat tempat kejadian. Tetapi, setelah melihat tayangan ulang, saya pikir (kartu merah) itu berlebihan," jelas Ancelotti usai pertandingan.
"Mencari kemenangan dengan sepuluh pemain cukup sulit, terutama karena beberapa pemain mulai kelelahan. Saya membuat perubahan bukan hanya karena ingin meraih kemenangan, namun juga berharap pemain yang baru masuk dapat membantu tim pada akhir laga," lanjutnya.
Hasil imbang ini membuat Madrid gagal melewati Barcelona yang berada di urutan kedua Liga BBVA. Madrid dan Barcelona kini sama-sama mengumpulkan 54 poin. Namun, Madrid kalah selisih gol dari Barcelona. Puncak klasemen Liga BBVA dipegang oleh Atletico Madrid dengan 57 poin.

sumber :  http://bola.kompas.com/read/2014/02/03/0705058/Ancelotti.Kartu.Merah.Ronaldo.Sedikit.Berlebihan